Kecerdasan Kinestetik Anak

Kecerdasan Kinestetik Anak

Kecerdasan Kinestetik Anak

Memaksimalkan Gaya Belajar Kinestetik

Koordinasi yang sering menjadi masalah adalah dalam melaksanakan tugas motorik halus ( mewarnai, memanipulasi, tulisan tangan, mengikat tali sepatu ) dan tugas motorik kasar ( berlari, memanjat, menangkap bola, naik sepeda ). Namun, yang paling sering mengalami kesulitan adalah melaksanakan tugas motoric halus, terutama tulisan tangan. Semakin banyak mereka menulis, semakin terlihat ketidakrapihannya.

Mendeteksi Gaya Belajar Kinestetik Anak

Murid ( tidak kidal ) yang banyak bergerak, memandang ke kanan dan ke bawah saat menerima dan menyimpan, dan seorang pembicara yang lambat, kemungkinan besar adalah seorang pelajar kinestetis.

Menurut ahli, para pelajar kinestetik dan taktual adalah yang paling beresiko gagal dalam kelas tradisional atau terancam putus sekolah.

Pelajar Kinestetik Taktil Pelajar Kinestetik Gerak
Mereka perlu bergerak, merasakan, menyentuh, atau bertindak – jika metode pengajarannya tidak memungkinkan mereka melakukannya, mereka merasa ditinggalkan, tidak terlibat dan bosan. Berkaitan dengan proses belajar yang membutuhkan banyak gerak, misalnya pelajaran olahraga dan percobaan – percobaan sains.
Suka bermain – main dengan benda saat ia mendengarkan, mengklik pulpen atau pensilnya, bermain dengan kertas, atau bermain dengan bola koosh sambil mendengarkan seorang pembicara. Sering menunduk saat ia mendengarkan
Tidak dapat focus duduk berjam – jam  
Dia selalu ingin bergerak, bila menabrak anda secara tidak sengaja, dia akan memberi anda pelukan hangat.  

Berikut ciri – ciri kinestetik pada anak :

  1. Lebih banyak menggunakan bahasa tubuh
  2. Menyukai kegiatan atau permainan yang menyibukkan secara fisik
  3. Ketika membaca, menunjuk kata – katanya dengan jari tangan
  4. Kalau menghafal sesuatu denga cara berjalan atau melihat langsung
  5. Belajar melalui praktik langsung atau dengan manipulasi ( trik, peraga )
  6. Banyak gerak fisik dan punya perkembangan otot yang baik
  7. Menanggapi perhatian fisik
  8. Senang menabrak benda disekitarnya, tidak heran lutut, kaki dan beberapa bagian tubuh mereka terlihat memar.
  9. Tersandung dan menumpahkan barang – barang yang ada di sekitarnya.

Cara mengatasi kesulitan pelajar Kinestetis

Anak akan lebih cocok dan berkembang bila di sekolah dengan system active learning, dimana anak banyak terlibat dalam proses belajar. Ada baiknya, anda juga merangsang kemampuan auditori dan visual anak anda.

  1. Pelajar Kinestetis Kesulitan Duduk Diam

Apabila anak anda bertipe kinestetis sementara gerakan – gerakan tidak diperkenankan di dalam kelas, maka ajari beberapa teknik yang dapat dilakukan anak anda untuk mengeluarkan energinya tanpa menimbulkan masalah di kelas seperti minta untuk menggunakan stabilo untuk mencoret bagian – bagian yang sedang diterangkan oleh guru, lalu membuat catatan tambahan bila guru menjelaskan di luar buku.

  1. Pelajar Kinestetis Kesulitan melakukan hal yang sama lebih dari 10 menit dalam satu waktu

Semakin banyak para guru membuat para kinestetik ini terus bergerak, semakin besar konsentrasi mereka. Caranya :

  1. Bisa dengan membolehkan mereka memiliki lebih dari satu tempat duduk yang telah ditentukan
  2. Ciptakan proses belajar mengajar yang mengaitkan dengan gerakan
  3. yoga
  4. Pelajar Kinestetis Kesulitan menatap guru saat sedang berbicara kepada para kinestetis

 

Cara Meningkatkan Kemampuan Gaya Belajar Kinestetik

  1. Ruangan Luas
  2. Ciptakan Adegan
  3. Sentuh
  4. Buat Percobaan
  5. Koordinasi Visual dan Gerak Motor
  6. Senam Otak untuk membantu anak lebih konsentrasi
  7. Sediakan waktu untuk melakukan aktivitas motorik
  8. Latihan menari / dance
  9. Meningkatkan memori motoric anak dengan melakukan kegiatan tak terstruktur
  10. Mempertahankan informasi baru dengan menyentuh dagu

Pencari dari google :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.